Menurut sejarah, polo air berasal dari Inggris. Permainan polo air sudah
ada sejak tahun 1800-an. Pada waktu itu polo air tidak dimainkan di
kolam renang yang sudah ditata rapi seperti sekarang. Namun pada waktu
itu permainan polo air dimainkan di sungai atau danau di wilayah
pedesaan. Permainan polo air waktu itu belum menggunakan peraturan
resmi seperti sekarang. Para pemain polo air yaitu anak-anak pedesaan
yang suka berenang di sungai atau danau.
Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan jaman yang semakin
modern, permainan polo air berkembang menjadi suatu cabang olahraga
permainan yang mempunyai peraturan, cara bermain, dan fasilitas yang
harus dipenuhi dalam permainan polo air.
Pada tahun 1904, olahraga polo air mulai dipertandingkan dalam pesta
olahraga olimpiade. Namun dalam kenyataanya olahraga polo air rawan
dengan adu fisik dan kekerasan. Melihat perkembangan yang seperti itu
akhirnya organisasi olahraga air FINA membuat peraturan resmi untuk
olahraga polo air.
Olahraga polo air masuk ke Indonesia sekitar tahun 1908 dan berkembang
di era tahun 1950 s/d 1960-an, di era ini perkembangan olahraga polo air
Indonesia berkembang dengan baik sehingga cukup diperhitungkan di
tingkat Asia bahkan di dunia. Tim polo air Indonesia banyak mengikuti
event internasional seperti GANEFO, Kejuaraan Asia & tidak pernah
absen mengikuti Asian Games tahun 1954. 1958, 1962. 1966 dan terakhir
Asian Games pada tahun 1970. Bahkan prestasi tim polo air Indonesia
dapat dinilai sangat baik. Memasuki tahun 1980 sampai dengan 1999
olahraga ini tidak berkembang dengan baik, Indonesia hanya mengirimkan
tim polo air sebatas keikut sertaan di Sea Games.
Baru memasuki era tahun 2000, terdapat 9 provinsi yang telah melakukan
pembinaan cabang olahraga polo air, seperti provinsi Jambi, Sumatera
Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Barat,
Jawa Timur, Jawa Tengah & DKI Jakarta. Cabang olahraga inipun
mengalami banyak perubahan di dalam peraturan & berkembang sangat
pesat di dunia. Indonesia yang tadinya cukup diperhitungkan di negara
Asia hanya ikut berpartisipasi di Sea Games.
Pada Tahun 2005, PB.PRSI [(Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh
Indonesia)]mengupayakan untuk memajukan kembali cabang olahraga ini,
dengan diadakan Pertandingan PRA Liga Polo Air tahun 2005, Liga Polo Air
I tahun 2006, Terbentuknya team Polo Air Putri di Jakarta, diikuti
dengan Sumatera barat, jawa barat dan jawa Timur yang kemudian
terselenggaranya Kejuaraan Nasional Polo Air Putri, Kejuaraan
internasional Betawi Cup 2005 serta Liga Polo Air II tahun 2007, Liga
Polo Air III 2008 dan Liga Polo Air 2009.
Dengan dimulainya pertandingan Liga Polo Air Indonesia dinilai sangat
berhasil karena membawa angin segar untuk cabang olahraga ini, apalagi
dengan diperbolehkan pemain asing untuk turut serta bermain mewakili
daerah provinsi masing masing, contohnya Peng-da PRSI DKI Jakarta pernah
mengontrak 3 pemain asal negara China, diikuti Peng-da Sumatera Selatan
menggunakan pemain dari Kazakhstan.
Dengan tetap diadakan Liga polo air Indonesia secara konsisten, iklim
kompetisi menjadi lebih semarak, melibatkan banyak sponsor dan pemain
asing. Ini memberikan dampak yang sangat positif dan memberikan suasana
pertandingan yang lebih baik dan kompetitif serta dapat dijadikan
pemilihan atlet terbaik untuk pembentukan tim nasional polo air
Indonesia dengan diadakannya program promosi dan degradasi atlet terbaik
untuk tim nasional. Diharapkan pada tahun-tahun mendatang semua pihak
baik pemerintah, induk organisasi, pemerhati olahraga aquatics
Indonesia, komunitas olahraga Polo Air (Jakarta Waterpolo Community)
dapat bahu membahu untuk memajukan perkembangan olahraga polo air di
Indonesia.Polo air adalah olahraga air yang dimainkan secara beregu.
Tujuan dari permainan ini mirip dengan sepak bola, yaitu untuk mencetak
gol sebanyak-banyaknya. Satu gol dihitung satu poin.
Senin, 01 Juni 2015
sejarah berkuda
Menunggangi kuda adalah sebuah hal yang jarang dilakukan oleh Masyarakat kita umumnya jika bukan karena satu moment atau pagelaran-pagelaran akbar tertentu. hubungan manusia dengan kuda selalu di identik-kan dengan “Koboi”, “Pahlawan” atau seorang “Raja” yang tergambar di tokoh-tokoh film klasik. Dengan cepat berlari dan melompat merupakan kerangka dasar yang ditunjuk-kan oleh kuda.
Di Indonesia di beberapa daerah, ketika jaman kerajaan, kuda digunakan oleh petani disamping kerbau pada umumnya. Kuda hidup cukup berdekatan dengan petani. berperan sebagai alat untuk menarik bajak sawah dan juga sebagai alat transportasi/angkutan. Hingga kini peningkatan kebutuhan kuda di indonesia tak lain adalah untuk keperluan olahraga. Sama halnya dengan negara negara lain. Sejarah olahraga menunggang kuda di indonesia mencatatkan bahwa dahulu kuda digunakan sebagai alat untuk berburu di hutan-hutan oleh rakyat nusa tenggara barat dan timur. Dan di abad ke-16 di pulau jawa, kuda adalah simbol keagungan dari kerajaan-kerajaan yang digerakkan untuk peperangan. sampai pada perkembangannya bergeser menjadi sebuah tontonan olahraga.
Harus kita akui, olahraga Pacuan kuda ternyata merupakan bagian sejarah yang dibangun oleh bangsa belanda. Dimana, pacuan kuda ini dilakukan pada hari-hari pasar dan ulang tahun ratu belanda. Pada kenyataannya, banyak daerah-daerah yang juga ikut melakukan kegiatan pacuan kuda tersebut hingga dibuatlah ternak-ternak tradisional yang diantaranya terletak di Sumatra Barat, Sumatra Utara, Jawa Tengah, JawaTimur, Sulawesi Utara, Selawesi Selatan dan Nusa Tenggara. Kemudian melahirkan kuda kuda pacu lokal yang diberi nama kuda Batak, kuda Minahasa, kuda Sumba, kuda Priangan, kuda Mangatas dan kuda Sandel. Olahraga kepiawaian menunggang kuda mulai familiar ketika prajurit-prajurit Belanda mulai rutin mengadakan lomba lompat rintangan (jumping) yang pada saat itu digelar di kavaleri kota Cimahi yang dahulunya merupakan bagian dari kota bandung.
Menurut temuan ilmiah, dahulu kala, kebersamaan antara manusia dengan kuda sudah dikenal sejak zaman purba pada kurun waktu 5.000 tahun yang lalu. Akan tetapi daging kuda juga merupakan santapan para manusia purba pada saat itu. Tak ada pula yang tahu siapa orang yang pertama kali menjinakkan kuda sehingga mau ditunggangi oleh manusia.
Penunggang-penunggang kuda hebat yg terkenal adalah penunggang yang berasal dari suku Yunani (Xonophon) dan suku Romawi. Buat mereka, menunggangi kuda adalah sebagai alat pacuan dan olahraga. Dalam hal Militer, tentara Yunani dan Romawi menggunakan kuda sebagai alat bantu transportasi dalam peperangan. Bahkan, 400 SM suku Yunani sudah mengeluarkan prinsip prinsip dasar dalam menunggang kuda yang sampai saat ini masih sering digunakan.
Memasuki jaman Renaissance, banyak Bangsawan yang mendalami dunia seni tunggang di sekolah-sekolah besar menunggang di Eropa. Napoli, Italia adalah negara pertama kali mendirikan sekolah tunggang menunggang kuda pada 1532 yang didirikan oleh Fredrico Gisone. Hingga pada akhir abad ke-16 ada sebuah akademi Equestrian berkembang di Versailles Prancis sebelum menghilang di telan oleh revolusi prancis.
Pakar menunggang kuda, Pluvinel dan La Guérinière adalah orang-orang yang sangat memberikan kontribusi besar untuk seni Equestrian modern (dressage/tunggang serasi) di sekolah Kavaleri yang terletak di Saumur Prancis pada tahun 1768 yang merupakan tahun awal berdirinya sekolah tersebut. Pada bagian ke dua abad ke-19 inilah dimana orang-orang lebih mengenal istilah menunggang kuda sebagai olahraga. Satu-satunya sekolah menunggang kuno yang masih bertahan sampai sekrang adalah “Spanish Riding School yang berdiri di tahun 1572 di Wina, Austria”.
sejarah panahan
Sejarah Awal berdiri Olahraga Panahan
Sejarah Awal berdiri Olahraga Panahan - PANAHAN awalnya adalah alat berburu dan mempertahankan hidup. Kini, panahan terdaftar sebagai cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade.Panahan adalah kegiatan menggunakan busur panah untuk menembakkan anak panah. Bukti-bukti menunjukkan panahan dimulai sejak 5.000 tahun lalu. Awalnya, panahan digunakan dalam berburu sebelum berkembang sebagai senjata dalam pertempuran dan kemudian jadi olahraga ketepatan.
![]() |
| Sejarah Awal berdiri Olahraga Panahan |
Ahli-ahli purbakala dalam penggalian di Mesir juga telah menemukan tubuh seorang prajurit Mesir Kuno yang menemui ajalnya karena ditembus anak panah.
Data menunjukkan bahwa kejadian itu terjadi kira-kira 2100 tahun sebelum masehi. Dari beberapa buku juga mengemukan bahwa sampai kira-kira tahun 1600 sesudah Masehi, busur dan panah merupakan senjata utama setiap negara dan bangsa untuk berperang.
Hingga kinipun masih ada suku-suku bangsa yang mempergunakan busur dan panah dalam penghidupan sehari-hari mereka, seperti : suku-suku bangsa di hutan-hutan daerah hulu sungai Amazone, suku-suku Veda di pedalaman Srilangka, suku-suku Negro di Afrika, suku-suku Irian di Irian Jaya, suku Dayak dan suku Kubu Dari buku-buku dan keterangan-keterangan yang diperoleh maka terdapat dua kelompok ahli yang mengemukakan dua teori yang berbeda.
Yang pertama berpendapat bahwa panah dan busur mulai dipakai dalam peradaban manusia sejak "era mesolitik" atau kira-kira antara 5000 - 7000 tahun yang silam, sedang pendapat kedua percaya bahwa panahan lebih awal dari masa itu, yaitu dalam "era paleolitik" antara 10.000 - 15.000 tahun yang lalu.
Terlepas dari mana yang benar, maka yang jelas bahwa sebelum panahan menemui bentuknya sebagai olahraga seperti yang kita kenal saat ini, ternyata telah melalui masa pertumbuhan yang panjang. Melalui peranan yang berbeda-beda, mula-mula panahan dipergunakan orang sebagai alat untuk mempertahankan diri dari serangan bahaya binatang liar, sebagai alat untuk mencari makan, atau untuk berburu, untuk senjata perang dan baru kemudian berperan sebagai olahraga baik sebagai rekreasi ataupun prestasi.
Dari catatan sejarah dapat dicatat bahwa baru pada tahun 1676, atas prakarsa Raja Charles II dari Inggris, panahan mulai dipandang sebagai suatu cabang olahraga. Dan kemudian banyak negara-negara lain yang juga menganggap panahan sebagai olahraga dan bukan lagi sebagai senjata untuk berperang.
Pada tahun 1844 di Inggris diselenggarakan perlombaan panahan kejuaraan nasional yang pertama dibawah nama GNAS (Grand National Archery Society), sedang di Amerika Seirkat menyelenggarakan kejuaraan nasionalnya yang pertama pada tahun 1879 di kota Chicago.
Perkembangan Panahan di Indonesia
Sama halnya dengan sejarah panahan di dunia, demikian pula tidak seorangpun yang dapat memastikan sejak kapan manusia di Indonesia menggunakan panahan dan busur dalam kehidupannya. Tetapi apabila kita memperhatikan cerita-cerita wayang purwa misalnya, jelas bahwa sejarah panah dan busur di Indonesiapun telah cukup panjang, dan tokoh-tokoh pemanah seperti Arjuna, Sumantri, Ekalaya, Dipati Karno, Srikandi demikian pula Dorna sebagai Coach panahan terkenal dalam cerita Mahabharata.
Kalau PON I kita pakai sebagai batasan waktu era kebangunan olahraga Nasional, maka Panahan telah ikut ambil bagian dalam era kebangunan Olahraga Nasional itu. Dalam sejarah PON, Panahan merupakan cabang yang selalu diperlombakan, walaupun secara resminya Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) baru terbentuk pada tanggal 12 Juli 1953 di Yogyakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII. Dan Kejuaraan Nasional yang pertama sebagai perlombaan yang terorganisir, baru diselenggarakan para tahun 1959 di Surabaya.
Sri Paku Alam VIII selanjutnya menjabat sebagai Ketua Umum Perpani hampir duapuluh empat tahun dari tahun 1953 sampai tahun 1977. Dengan terbentuknya Organisasi Induk Perpani, maka langkah pertama yang dilakukan adalah menjadi anggota FITA (Federation Internationale de Tir A L’arc).
Organisasi Federasi Panahan Internasional yang berdiri sejak tahun 1931. Indonesia diterima sebagai anggota FITA pada tahun 1959 pada konggresnya di Oslo, Norwegia. Sejak saat itu Panahan di Indonesia maju pesat, walaupun pada tahun-tahun pertama kegiatan Panahan hanya terdapat di beberapa kota di pulau Jawa saja. Kini boleh dikatakan bahwa hampir di setiap penjuru tanah air, Panahan sudah mulai dikenal.
Dengan diterimanya sebagai anggota FITA pada tahun 1959, maka pada waktu itu di Indonesia selain dikenal jenis Panahan tradisional dengan ciri-ciri menembak dengan gaya duduk dan instinctive, maka dikenal pula jenis ronde FITA yang merupakan jenis ronde Internasional, yang menggunakan alat-alat bantuan luar negeri yang lebih modern dengan gaya menembak berdiri. Dan dengan demikian terbuka pulalah kesempatan bagi pemanah Indonesia untuk mengambil bagian dalam pertandingan-pertandingan Internasional.
Bersamaan dengan itu timbul masalah peralatan yang harus diatasi untuk bisa mengambil bagian dalam pertandingan Internasional, pemanah kita harus memiliki peralatan yang memadai, agar dapat berkompetisi dengan lawan-lawannya secara berimbang. Kenyataannya alat-alat ini sangat mahal harganya dan sulit di dapat. Hanya beberapa pemanah saja yang dapat membayar harga alat-alat tersebut. Keadaan ini merupakan faktor penghambat bagi perkembangan olahraga ini.
Untuk mengatasi masalah ini, pada tahun 1963 Perpani menciptakan Ronde baru dengan nama Ronde Perpani. Pokok-pokok ketentuan pada perpani pada dasarnya sama dengan ronde FITA, kecuali tentang peralatannya yang dipakai dan jarak tembak disesuaikan dengan kemampuan peralatan yang dibuat di dalam negeri. Mengenai peralatan Ronde Perpani ini ditetapkan bahwa hanya busur dan panah yang dibuat dan dengan bahan dalam negeri yang boleh dipakai.
Dengan ketentuan tadi dua hal yang hendak dicapai, pertama untuk pemasalan belum diperlukan peralatan yang mahal, yangg harus diimport, tetapi cukup alat-alat yang bisa dibuat di Indonesia. Kedua, Ronde Perpani mempunyai peranan untuk mempersiapkan pemanah-pemanah kita untuk bisa mengambil bagian dalam pertandingan Internasional, tanpa menunggu tersedianya alat yang harus dibeli dengan harga mahal.
Bagi mereka yang terbukti berhasil membuktikan kemampuannya melalui ronde Perpani, diberi kesempatan memakai peralatan Internasional. Sedangkan Ronde Tradisional dengan ciri-ciri dilakukan dengan gaya duduk dan instinctive, sulit mengambil sumber pemanah langsung dari ronde Tradisional, karena perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil tadi.
Kemudian dengan adanya tiga ronde panahan tersebut, Perpani mengatur waktu untuk kejuaraan nasional sebagai berikut : Setiap tahun genap diselenggarakan Kejuaraan Nasional untuk Ronde Perpani dan Ronde Tradisional, sedang pada tahun ganjil diselenggarakan Kejuaraan Nasional untuk ronde FITA.
Kebijaksanaan ini adalah dalam hubungannya dengan ketentuan dari FITA yang menyelenggarakan Kejuaraan Dunia pada setiap tahun ganjil. Sehingga Kejuaraan Nasional Ronde FITA tersebut dimaksudkan untuk persiapkan dan memilih para pemanah Indonesia yang akan diterjunkan ke kejuaraan Dunia. Sedangkan pada PON diperlombakan ketiga ronde sekaligus.
Sejak Konggres Perpani tahun 1981 bersamaan dengan PON X, pola kebijaksanaan Perpani dirubah, yaitu bahwa Kejuaraan Nasional diselenggarakan setiap tahun (kecuali tahun diselenggarakannya PON tidak ada Kejuaraan Nasional) dan diperlombakan ketiga ronde Panahan sekaligus yaitu Ronde FITA, Ronde Perpani dan Ronde Tradisional.
Perlu dikemukakan disini bahwa sebelum tahun 1959 yaitu tahun diterimanya Perpani sebagai anggota FITA, pada PON - I tahun 1948 di Solo, PON II/1951 di Jakarta, PON - III/1953 di Medan, PON - IV/1957 di Makasar, panahan hanya memperlombakan Ronde Tradisional, yaitu ronde duduk, dengan hanya satu jarak 30 meter, dengan 48 tambahan @ 4 anak panah dan dengan sasaran bulatan dengan hanya dibagi tiga bagian saja.
Selanjutnya beberapa kejadian penting yang dapat dikemukakan mengenai dunia Panahan Indonesia, antara lain :
- Tahun 1959 : Kejuaraan Nasional I di Surabaya.
- Tahun 1961 : Kejuaraan Nasional II di Yogyakarta.
- Tahun 1962 : Kejuaraan Nasional III di Jakarta
- Asian Games IV di Jakarta, dimana regu Panahan Indonesia menduduki tempat kedua di bawah Jepang.
- Tahun 1963 : Kejuaraan Nasinal IV di Jakarta.
- Genefo I di Jakarta, dimana regu Indonesia (Putera) menduduki tempat keempat dan regu puterinya kedua.
- Tahun 1964 : Perlawatan regu Nasional ke RRC dan Phlipina. Selama di RRC pemanah-penahan pria kita dalam tiga pertandingan menduduki tempat teratas.
Sedangkan puteri kita masih harus mengakui keunggulan pemanah-pemanah puteri RRC. Di Philipiina sebaliknya pemanah-pemanah tuan rumah, sedang pemanah puteri kita unggul dari pemanah-pemanah Philipina.
- Tahun 1965 :
Kejuaraan Dunia di Vesteras, Swedia, dimana regu puteri Indonesia ketiga belas dan regu puteri kesembilan terbaik di dunia.
- Tahun 1966 : Ganefo Asia I di Phnom Penh, Kamboja. Regu putera menempati urutan teratas, dan dua orang jago kita berhasil merebut medali emas dan perak untuk kejuaraan perorangan. Regu puteri kita menduduki tempat kedua di bawah RRC.
Untuk selanjutnya, perkembangan dan prestasi Panahan Indonesia tidak mengecewakan. Kejuaraan Nasional selalu diselenggarakan setiap tahun, yaitu tahun genap untuk Ronde Perpani dan Ronde Tradisional, sedang pada tahun ganjil untuk Ronde FITA (sejak tahun 1982 Kejuaraan Nasional diselenggarakan setiap tahun untuk ketiga ronde Panahan yaitu Ronde FITA, Ronde Perpani dan Ronde Tradisional sekaligus).
Demikian pula Perpani selalu berusaha dan berhasil mengikuti kejuaraan-kejuaraan Dunia, walaupun hasilnya masih di bawah pemanah-pemanah Asia masih menempati urutan teratas. Juga pada pertandingan-pertandingan Internasional lainnya seperti Asian Games, SEA Games, Asian Meeting Championships, Asia Oceania Target Archery Championships, Perpani selalu ikut mengambil bagian.
Demikialah perkembangan Panahan dan Perpani sampai saat ini, dimana cabang Panahan termasuk di dalam cabang yang diprioritaskan, bahkan termasuk cabang super-prioritas, di dalam persiapan menghadapi Asian Games XIII/1986 di Seoul - Korea Selatan. Hal ini tentunya karena prestasi cabang Panahan yang telah dicapai selama ini.
Perlu dicatat bahwa dalam forum Olympic Gamespun Panahan telah ikut berbicara, walaupun pihak Pemerintah selalu mengirimkan pemanah-pemanah kita dalam jumlah yang minim, yaitu satu putera dan satu puteri. Tetapi sejarah telah mencatat bahwa pada Olympic Games tahun 1976 di Montreal - Kanada pemanah puteri kita yaitu Leane Suniar berhasil menempati urutan kesembilan dan pada Olympic Games Tahun 1988 di Seoul - Korea Selatan, pemanah team puteri kita berhasil menempati urutan kedua dan pertama kalinya Indonesia mendapat perak di arena yang bertaraf Internasional. Suatu prestasi yang sangat membanggakan.
sejarah sepak takraw
Sejarah Sepak Takraw
Bukti sejarah menunjukkan bahwa
permainan sepak takraw telah dimainkan di abad ke-15 oleh Kesultanan Malaka,
karena disebutkan dalam teks sejarah Melayu yang terkenal ”Sejarah Melayu”.
Sejarah Melayu yang dijelaskan secara rinci tentang Raja Muhammad, seorang
putra Sultan Mansur Shah yang tak sengaja terkena bola rotan dari Tun Besar,
putra Tun Perak, dalam permainan sepak raga.
Bola itu mengenai tutup kepala Raja
Muhammad dan membuatnya terjatuh ke tanah. Dalam kemarahan, Raja Muhammad
segera menikam dan membunuh Tun Besar, sehingga beberapa saudara Tun Besar
ingin balas dendam dan membunuh Raja Muhammad. Namun, Tun Perak berhasil menahan
mereka dan mengatakan bahwa ia tidak akan mengangkat Raja Muhammad sebagai
pewaris Sultan. Oleh karena hal itu, Sultan Mansur Shah memerintahkan anaknya
meninggalkan Malaka dan mengangkatnya sebagai penguasa di Pahang.
Di Bangkok, tepatnya di Wat Phra Kaeo
terdapat bangunan yang didirikan tahun 1785 yang menggambarkan dewa Hindu,
Hanuman bermain sepak takraw di cincin dengan pasukan kera. Catatan sejarah
lain menyebutkan permainan awal sepak takraw selama pemerintahan Raja Naresuan
(1590-1605) dari Ayutthaya. Permainan tetap dalam bentuk lingkaran selama
ratusan tahun, dan versi modern sepak takraw dimulai di Thailand pada awal
tahun 1740-an.
Pada tahun 1866 dengan Asosiasi
Olahraga Malaysia merancang aturan pertama untuk pertandingan sepak takraw.
Empat tahun kemudian, asosiasi ini memperkenalkan pertandingan gaya voli
pertama. Dalam beberapa tahun, sepak takraw dimasukkan ke dalam kurikulum di
sekolah-sekolah di Malaysia. Pada tahun 1940-an, versi modern sepak takraw
telah tersebar di Asia Tenggara bersama dengan aturan formalnya.
Olahraga ini secara resmi dikenal
sebagai ‘sepak takraw’. “Sepak” adalah bahasa Melayu untuk menendang dan
“takraw” adalah kata Thai untuk bola anyaman. Oleh karena itu sepak takraw
secara harafiah berarti menendang bola. Pemilihan nama ini untuk olahraga pada
dasarnya merupakan kesepakatan antara dua negara lokomotif sepak takraw yakni
Malaysia dan Thailand. Di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan, sepak raga atau takraw disebut
meraga atau maddaga yang
dalam bahasa Bugis yang diambil dari kata siraga-raga yang berarti saling
menghibur.
Meskipun sudah ada sejak dulu kala,
tapi permainan sepaktakraw resmi berkembang di Indonesia tahun 1970. Bermula
dari kunjungan muhibah Singapura dan Malaysia yang memperkenalkan permainan
sepak raga maka tidak sulit dikembangkan di Indonesia, berdasarkan instruksi
Depdikbud tahun 1970, untuk mengembangkan permainan sepak takraw, di Sulsel,
Sumut, Sumbar dan Riau.
Tahun 1971 berdiri secara resmi induk
organisasi olahraga dengan nama Perserasi, mempunyai empat anggota, yaitu
Pengda Sumut, pengda Sumbar, Pengda Riau, dan Pengda Sulsel. Kemudian sejak itu
perkembangan sepak takraw semakin pesat. Dari empat Pengda tumbuh menjadi 14
Pengda pada tahun 1980 bertepatan dengan diselenggarakannya Kejurnas ke-3. Dua
tahun kemudian, di seluruh daerah tingkat I sudah berdiri Perserasi
2.1.2
Sejarah Sepak Takraw di
Indonesia
Secara resmi, permainan takraw berkembang di Indonesia pada tahun
1970. Hal ini diawali dengan adanya kunjungan muhibah Singapura dan Malaysia
yang memperkenalkan permainan sepak raga. Oleh karena permainan ini sudah
menjadi permainan tradisional sebagian masyarakat Indonesia, maka tidak sulit
untuk dikembangkan di Indonesia. Berdasarkan instruksi Depdikbud tahun 1970,
permainan sepak raga mulai dikembangkan di Sulawesi Selatan, Riau, Sumatera Utara,
dan Sumatera Barat.
Pada 1971, secara resmi berdiri sebuah
induk organisasi olahraga sepak takraw yang dinberi nama Perserasi. Perserasi
ini mempunyai empat anggota, yaitu Pengda Sumut, Pengda Sumbar, Pengda Riau,
dan Pengda Sulsel. Sejak mulai dikembangkan di beberapa wilayah tadi, sepak
raga semakin berkembang pesat di daerah lainnya.
Dari yang semual hanya beranggotakan empat
Pengda, pada tahun 1980, bertepatan dengan diadakannya Kejurnas ke-3, jumlah
anggota Perserasi bertambah menjadi 14 Pengda. Dua tahun kemudian, di hampir
seluruh Daerah Tingkat I sudah berdiri perserasi. Namun saying, perkembangan
yang terjadi dengan pesat ini tidak diimbangi dengan peningkatan prestasi yang
membanggakan di berbagai pertandingan tingkat internasional.
2.1.1 Sejarah Sepak Takraw di Amerika Serikat
Pada awalnya, organisasi sepak takraw di
Amerika Serikat hanya terdiri atas sekelompok mahasiswa dari Universitas
Nonthrop. Mereka mempelajari permainan olahraga ini di Los Angeles. Permainan
sepak takraw di Amerika mulai dikenal luas pada akhir 1980-an. Tepatnya setelah
Kurt Sonderegger, seorang mahasiswa Universitas Maine mengambil cuti dan
bekerja di sebuah Bank di Switzerland. Ia bertemu dengan seorang wisatawan
laki-laki berkebangsaan Amerika yang memperlihatkan padanya sebuah bola lucu
yang terbuat dari anyaman rotan.
Wisatawan itu memberitahu Kurt bahwa bola
tersebut berasal dari Thailand. Kemudian, ia memberikan bola tersebut kepada
Kurt sebagai hadiah. Kurt menjadi sangat penasaran. Sebagai seorang yang
menggemari sepak bola, permainan sepak takraw sangan menarik perhatiannya.
Langkah pertama yang diambil Kurt untuk mengetahui lebih jauh tentang olahraga
ini adalah dengan berangkat ke Thailand.
Ketika berada di Thailand, Kurt menemukan permainan sepak
takraw yang sebenarnya dan membuatnya ketagihan. Ia menghubungi Marathon,
penjual grosir bola dan kembali ke Maine dengan membeli banyak bola di sana. Ia
memiliki ide untuk memulai sebuah usaha. Gayung pun bersambut. Sesampainya di
Amerika, ia mendengar tentang keberadaan tim sepak takraw di Nonthrop dan
memutuskan untuk oindah ke sana untuk memulai rencana usahanya.
Masyarakat Asia di Los Angeles dan tim
Nonthrop mendirikan sebuah perkumpulan sepak takraw di Los Angeles. Kurt
bergabung dengan perkumpulan itu dan pada tahun 1989 ia mendirikan usahanya
menjual bola yang akhirnya diketahui oleh asosiasi sepak takraw Amerika
Serikat. Pada tahun itu, ia bersama rekan setimnya di Nonthrop mendapatkan
undangan dari International Sepak Takraw Federation (ISTAF). Mereka pun
memenuhi undangan tersebut dan siap mengikuti kejuaraan dunia dengan mewakili negara
Amerika Serikat.
Meski akhirnya tim ini mengalami
kekalahan, namun dunia sepak takraw tak akan pernah melupakan peristiwa ini.
Mereka terpesona melihat kenyataan bahwa tim non-Asia mampu mengikuti
pertandingan takraw dalam kejuaraan dunia.
Demikianlah sedikit pembahasan mengenai
sejarah sepak takraw ini. Permainan olahraga ini
sangat menarik untuk dimainkan di waktu senggang. Jadi, tidak ada salahnya jika
Anda mencoba untuk memainkan olahraga ini. Semoga apa-apa yang terdapat dalam
pembahasan tadi bisa memberikan pengetahuan tambahan kepada Anda dan
bermanfaat.
sejarah tinju
A. SEJARAH TINJU
Pada tahun ±1619 SM dipulau Kreta yaitu suatu pulau yang terletak
dilaut tengah rakyatnya telah melakukan olahraga tinju, dan pada tahun ± 1600
di Tiongkok juga ada tinju. Pertandingan tinju yang pertama tercatat dalam
sejarah adalah antara lain melawan Abel. Kitab mahabrata juga mencatat
pertandingan-pertandingan tinju, hal mana mendahului pencatatan cerita-cerita
perkelahian di antara bangsa Yunani, Romawi, dan Mesir. Meskipun boxing
terkenal berabad-abad lamanya sebagai suatu bentuk hiburan, namun kita baru
mengenal tinju pada abad ke 18 di Inggris, dikembangkan oleh seorang Inggris
bernama Jamea Free, dan pada tahun 1730 ia menjadi juara pertama di negeri
Inggris.
Kemudian muncul lagi seorang bangsa Inggris bernama Branchton sebagai
petinju yang mempergunakan sarung tangan. Dan pada tahun 1743 ia membuat
peraturan tentang bertinju. Sedangkan petinju yang pertama terkenal adalah
seseorang berkembangsaan Yunani bernama Theagenes dari Thaos yang menjadi juara
pada Olympic Games tahun 450.Ia melakukan pertandingan sebanyak 1406 kali
dengan menggunakan cestus yaitu sarung tinju yang terbuat dari besi. Sebagian
besar penantang yang bertinju dengan Theagenes mengalami nasib malang tewas di
ujung kepalan Theagenes.
Pertandingan tinju Yunani Kuno adalah sejenis olah raga kuno dari
setidaknya abad ke-8 SM (berdasarkan puisi Iliad karya Homer) yang dilaksanakan
dalam berbagai konteks sosial di Yunani. Sebagian besar bahan sumber mengenai
tinju Yunani Kuno yang diketahui ada berada dalam kondisi tidak lengkap atau
sekadar legenda sehingga sulit untuk mengetahui peraturan pertandingan, adat
dan sejarah olah raga ini dengan rinci. Meskipun begitu, jelas bahwa
pertarungan tinju menggunakan sarung tangan tinju merupakan bagian penting dari
kebudayaan atletik Yunani Kuno sepanjang zaman klasik awal. Hingga sekitar 500
SM himantes digunakan sebagai pelindung buku jari dan tangan. Himantes
merupakan tali kulit yang terbuat dari kulit lembu dengan panjang sekitar 3
hingga 3,7 meter yang membungkus mengelilingi tangan dan buku jari beberapa
kali.
Di Indonesia tinju masuk dan dipopulerkan oleh Negara Hindia Belanda
atau KNIL (Koninklijk Nederlands Inside Large). Ring tinju yang pertama
didirikan di Indonesia pada jaman kolonial itu masih ada hingga kini, yaitu
ring tinju di Jasdam V Java serta Jasam VII Diponegoro (Semarang).
B. TEKNIK DASAR
a. DASAR
Dasar-dasar kerja atau proyek harus tangkas dan kokoh. Yang sama
berlaku dengan tinju untuk pemula. Latihan beban biasa, dips, push up, pull up,
jongkok, betis kebutuhan mutlak sebagai nada otot-otot Anda adalah aspek
penting dari semua olahraga. Pada saat yang sama Anda juga harus memiliki
stamina luar biasa sebagai menerima pukulan lawan, secara drastis mengurangi
tagihan energi Anda. Oleh karena itu, mental mempersiapkan diri untuk beberapa
latihan yang brutal. Saya akan menyarankan bahwa Anda membagikan setidaknya
satu jam dari hari Anda untuk latihan fisik ini. Anda dapat mengambil berenang,
berjalan dan bersepeda dalam urutan berturut-turut periode waktu tertentu untuk
sejumlah dipilih hari. Kebugaran fisik dapat dilakukan di gimnasium, tapi aku
akan benar-benar merekomendasikan program kebugaran terbuka, sebagai udara
segar, memberi Anda tubuh cukup oksigen dan meningkatkan respirasi Anda. Anda
dapat mundur ke gym untuk latihan beban lebih lanjut.Tips dasar tinju, harus
juga disertai dengan diet khusus dan terkendali, yang memiliki menghitung
kalori tertentu dan seimbang dan penyediaan semua nutrisi yang mungkin
olahraga.Anda juga harus tahu bagaimana mengontrol Anda marah, dan oleh karena
itu, dianjurkan untuk mengambil Yoga dan meditasi.
b. MENINJU
Menahan diri dari melangkah ke dalam ring pertempuran untuk sementara
waktu dan sebaliknya, praktek di karung tinju. Menganalisis pukulan Anda dan
membuat diri Anda nyaman dengan gerakan meninju. Anda juga akan melihat bahwa
pukulan Anda memperbaiki mereka sendiri, sebagai waktu berlalu. Bahkan setelah
Anda melangkah ke dalam ring, ini harus Anda latihan setiap hari selama
setidaknya 15 menit.Berikut serangkaian tinju dasar teknik ini adalah untuk
membuat pukulan brutal, sehingga satu pukulan menyebabkan rasa sakit.Untuk
mulai ini waktu Anda pukulan dengan urutan pernapasan seperti memberikan 3 atau
4 pukulan dalam rentang waktu bernapas tunggal. Dengan cara ini Anda akan juga
mengembangkan beberapa irama punching yang baik pada Anda sendiri seperti pada
1,1 – 2 di mana 1 dan 1 menunjukkan membuka pukulan oleh tangan kiri dan yang
ketiga adalah pukulan finishing yang mungkin benar-benar menyakiti knock out
lawan. Anda mungkin juga berlatih beberapa tangan atas dan bawah tangan teknik
yang akan membuat Anda membuat benar-benar tepat dengan meninju gerakan. Pada
akhirnya, jika Anda melihat gambaran keseluruhan ini adalah semua tentang
latihan dan kesabaran sebagai pukulan Anda akan meningkatkan dengan waktu dan
Anda akan mulai menggunakan energi dengan energi maksimum.
c. KERJA KERAS
Dasar-dasar tinju tidak hanya tentang pukulan, juga penting untuk
bekerja pada Anda gerak kaki yang menentukan sikap dan keseimbangan selama meninju.Sikap
yang terbaik adalah bahwa sampai sikap yang tepat sebagai sikap ofensif, semi
crouch dan crouch lebih defensif di alam. Sementara Anda berlatih dasar-dasar
tinju, sangat penting bagi Anda untuk acclimatize diri dengan masing-masing
gaya sikap dan cara memukul di setiap sikap. Anda harus dapat memberikan
pukulan yang baik dalam setiap sikap yang mungkin.Stances ini adalah beberapa
dasar tinju bergerak.
d. PUKULAN
a) strike : pukulan yang tajam
b) jab : pukulan pengumpan tapi biasa jug
jadi andalan bagi petinju kidal
c) alperkad: pukulan yang mengarah ke
perut yang tujuanya untuk melemahkan pertahanan lawan
d) hook : pukulan yang mengarah ke kepala
tujuannya untuk menghilangkan konsenterasi lawan
e. MENGHINDAR
a) Saisteb
b) Baisteb
c) Wiping
d) Dsb.
(
Sahrullah.blogspot.com/ 21-09-2013 )
C. PERATURAN PERMAINAN
Peraturan tinju Yunani Kuno yang diterima sejarawan saat ini diketahui
berdasarkan referensi dan gambar-gambar bersejarah.Sedikitnya sumber dan bahan
referensi yang tersisa mengakibatkan peraturan-peraturan tersebut hanya bisa
diduga.
a) Tidak boleh merangkul atau bergulat
b) Pukulan apapun menggunakan tangan
diizinkan namun tidak boleh mencungkil menggunakan jari
c) Ring tinju tidak digunakan
d) Tidak ada ronde atau batasan waktu
e) Kemenangan diputuskan ketika salah
seorang petinju menyerah atau tak mampu melanjutkan pertandingan
f) Tidak ada klasifikasi berat
lawan dipilih secara acak
g) Para petinju boleh memilih untuk
saling memukul tanpa boleh bertahan jika pertandingan berjalan terlalu lama
Adapun aturan-aturan tinju secara garis besarnya adalah:
a) Tidak boleh memukul kepala bagian
belakang
b) Tidak boleh memukul alat kelamin lawan
tidak boleh mencaci maki / mengolok-olok lawan
c) Tidak boleh memukul lawan yang sudah
tidak berdaya atau menyerah
E. ISTILAH-ISTILAH PERMAINAN
a. Clinch
Clinch adalah gerakan untuk mendekati atau memeluk lawan. Gunanya
adalah untuk mengurangi jarak pukul lawan, sehingga lawan tidak mempunyai ruang
yang cukup untuk melontarkan pukulan.Clinch sebetulnya tidak dilarang,
hanya saat terjadi clinch, kedua petinju akan dipisahkan oleh wasit.
Namun jika terlalu banyak melakukan clinch, wasit senantiasa akan
menegurnya, dan jika setelah beberapa kali teguran petinju tersebut masih melakukan clinch,
maka petinju tersebut bisa terkena sanksi berupa pemotongan nilai sampai dengan
diskualifikasi.
b. Pukulan Cross
Pukulan cross dalam tinju bukan merupakan pukulan standar seperti jab,
straight, hook atau upper cut, melainkan pukulan modifikasi yang merupakan
gabungan antara pukulan straight dan upper cut, dengan target rahang atau perut
lawan.Istilah ini hanya dikenal dalam tinju profesional, dan tidak dikenal
dalam tinju amatir.
Dokter ring adalah orang yang berprofesi dokter yang ditugaskan dalam
suatu pertandingan tinju untuk membantu wasit pada saat petinju
mengalami cedera atau pendarahan. Tugas dokter ring adalah :
a) Memberi rekomendasi kepada wasit untuk
menghentikan pertandingan jika suatu petinju secara medis berada dalam kondisi
berbahaya. Bagaimanapun, keputusan untuk menghentikan pertandingan ada di
tangan wasit, dokter ring hanya memberi rekomendasi.
b) Memberikan pertolongan pertama di
atas ring jika terjadi cedera.
c) Memeriksa kondisi kesehatan petinju
sebelum dan sesudah pertandingan.
d. Hakim
Hakim dalam olahraga tinju berfungsi membantu wasit.Tugas
hakim adalah memberikan penilaian kepada petinju yang bertanding.Dalam tinju
profesional, hakim yang bertugas sebanyak 3 orang, sedangkan dalam tinju
amatir hakim yang bertugas sebanyak 5 orang dalam sebuah pertandingan.
e. Hook
Hook dalam bahasa Inggris berarti kait. Dan memang posisi seperti itu
yang dilakukan oleh seorang petinju dalam melontarkan pukulan hook. Pukulan
hook dapat dilontarkan kedua tangan, kanan dan kiri. Pukulan hook dikenal
sangat mematikan dalam tinju.Petinju kelas berat Mike Tyson dulu
sangat ditakuti karena pukulan hooknya sering memukul KO lawan, sedangkan
petinju Indonesia Ellyas Pical memiliki pukulan hook kiri yang sangat keras,
dan sering memukul KO lawan dengan senjata andalan hook kiri. Karena keandalan
pukulan tersebut Pical dijuluki sebagai Exocet.
f. Jab
Jab adalah pukulan pembuka dalam olahraga tinju. Pukulan jab
berupa pukulan lurus ke depan, bisa mengarah ke muka atau badan lawan.
Biasanya, pukulan jab dilontarkan dengan tangan kiri (jika petinju tersebut bergaya
ortodoks atau dengan tangan kanan jika petinju tersebut bergaya kidal.Tapi itu
bukan sesuatu yang pasti, ada kalanya petinju ortodoks melontarkan jab dengan
tangan kanan, dan sebaliknya, tergantung posisi saat melontarkan pukulan.Pukulan
jab, biasanya berfungsi mengganggu konsentrasi lawan atau sekedar pukulan
pembuka dalam suatu serangan, namun tidak jarang pukulan jab bisa terlontar
dengan keras dan memukul lawan dan membuatnya KO.
g. Petinju Bertipe Kidal
Petinju bertipe kidal adalah petinju dengan gaya tidak
konvensional, dengan posisi tangan dan kaki kanan ada di
bagian depan, sedang posisi tangan dan kaki kiri ada di bagian dalam.Kekuatan
pukulan utama petinju kidal ada pada tangan kiri, namun tidak menutup petinju
yang secara alamiah kidal tidak bertinju dengan gaya kidal, melainkan
bertipe ortodoks dengan berbagai tujuan, antara lain mengelabui
lawan. Contoh orang kidal yang bertinju dengan gaya ortodoks adalah "The
Golden Boy" Oscar De La Hoya dan Mike Tyson. Petinju Ellyas
Pical, Chris Byrd adalah petinju bertipe kidal. Lawan kata petinju kidal adalah
petinju bertipe ortodoks.Ada juga petinju yang sebenarnya tidak kidal tapi
bertarung dengan gaya kidal, contohnya "Marvelous" Marvin Hagler,
Michael Moorer, Pernell "Sweet Pea" Whitaker, Hector
"Macho" Camacho &Manny Pacquiao. Istilah bahasa Inggris untuk
petinju kidal adalah "southpaw boxer".
h. Petinju Bertipe Ortodoks
Petinju bertipe Ortodoks adalah petinju dengan gaya
konvensional, dengan posisi tangan dan kaki kiri ada di
bagian depan, sedang posisi tangan dan kaki kanan ada di bagian dalam. Kekuatan
pukulan petinju Ortodoks ada pada tangan kanan, namun tidak menutup petinju
yang secara alamiah kidal bertinju dengan gaya ortodoks, dengan berbagai
tujuan, antara lain mengelabui lawan. Contohnya Oscar De La Hoya Petinju Chris
John adalah petinju bertipe ortodoks.
i. Knockdown
Knockdown adalah istilah dalam olahraga tinju yang
mendefinisikan seorang petinju terjatuh akibat pukulan, namun berhasil bangkit
dan meneruskan pertandingan, sebelum wa-sitmenyelesaikan hitungan sampai
10.Petinju yang memukul jatuh lawannya hingga knockdown harus segera
menghentikan pukulannya saat lawan terjatuh, dan wajib segera berdiri di sudut
putih (sudut netral) yang ditentukan wasit.Jika kedua hal tersebut tidak
dipatuhi, wasit berhak memberikan hukuman, dari berupa peringatan sampai
dengan diskualifikasi.
j. Knockout (KO)
KO adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris Knockout adalah
suatu kondisi kemenangan dalam beberapa olahraga beladiri full-contact seperti
tinju, kickboxing, dll. Seorang petinju dinyatakan kalah KO jika dia terjatuh
akibat pukulan, dan tidak mampu bangkit atau merespon pertanyaan wasit sampai
dengan hitungan ke-10, atau sampai dengan hitungan ke-20 jika petinju tersebut
jatuh terlempar sampai ke luar ring.
k. Technical Knockout (TKO)
TKO adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris technical
knockout, hanya dikenal pada tinju profesional. Seorang petinju dinyatakan
kalah TKO oleh wasit jika:
a) mengalami cedera atau pendarahan
akibat pukulan lawan.
b) atas rekomendasi dokter ring yang
melihat seorang petinju secara medis sudah tidak layak tanding, agar
pertandingan dihentikan (keputusan terakhir ada di tangan wasit)
c) wasit menganggap sang petinju sudah
tidak mampu meneruskan pertandingan karena kekuatan sudah tidak berimbang.
d) setalah knockdown wasit menganggap
tidak perlu menghitung atau tidak menyelesaikan hitungan sampai 10 karena sang
petinju dinilai sudah tidak mampu atau kondisinya kritis.
e) pihak sang petinju (pelatih)
melemparkan handuk ke dalam ring karena dianggap sudah tidak mampu
meneruskan pertandingan.
f) terkena hitungan knockdown sampai
3 kali dalam 1 ronde (tidak selalu, tergantung peraturan badan tinju
yang digunakan saat pertandingan).
Dalam tinju amatir, istilah TKO digunakan istilah RSC atau RSF.
l. Pukulan Long hook
Pukulan long hook merupakan pukulan hook yang dilontarkan
dari jarak jauh.Petinju Muhammad Ali dikenal yang memopulerkan
pukulan long hook ini. Di Indonesia, pukulan ini dikenal sebagai
pukulan Swing.
Dalam istilah tinju internasional, istilah pukulan swing ini tidak
dikenal, dan lebih dikenal sebagai long hook.
m. Pukulan Low Blow
Pukulan low blow adalah pukulan terlarang dalam tinju, karena
mengarah ke arah bawah perut atau kemaluan lawan yang bisa berakibat fatal.
Petinju yang melontarkan pukulan ini, sengaja atau tidak, akan
mendapatkan sangsi dari wasit berupa peringatan sampai
diskualifikasi.
n. Rabbit Punch
Rabbit punch adalah salah satu pukulan yang sangat terlarang dan sangat
berbahaya bagi lawan dalam bertinju. Rabbit punch dilancarkan dari arah atas ke
arah bawah, terutama saat lawan sedang dalam posisi merunduk.
Sengaja atau tidak, pukulan ini dilarang karena mengincar ubun-ubun
atau tengkuk lawan yang sangat berbahaya dan mematikan.
o. Ring
Ring adalah arena tempat pertandingan tinju, didirikan di atas
panggung (setinggi ± 1,5 m). Pada tinju era modern ini, ring berbentuk segi
empat sama sisi, dan dibatasi oleh tali berjumlah empat pada setiap sisi.
p. Ronde
Ronde adalah ukuran pembagian waktu untuk sebuah pertandingan.
Istilah ini umumnya digunakan untuk olahraga tinju, muay thai,
atau bela diri satu lawan satu lainnya.
q. Saved By The Bell
Saved by the bell adalah suatu istilah dalam tinju profesional, dalam
kondisi dimana salah seorang petinju mengalami jatuh atau knockdown,
namun sebelum wasit menghitung atau menyelesaikan hitungannya, bel
telah berbunyi sebagai tanda berakhirnya ronde saat petinju itu terjatuh,
sehingga hitungan dibatalkan (meskipun sang petinju tidak mampu bangkit lagi).
Ada beberapa versi peraturan 'Saved by the Bell' ini, tergantung dari
komisi tinju atau badan olahraga yang mengawasi jalannya pertandingan:
a) Saved by the Bell in any round (Saved
by the Bell berlaku di semua ronde).
b) Saved by the Bell in the last
round only (Saved by the Bell hanya berlaku di ronde terakhir). Peraturan
ini yang saat ini lazim digunakan. Contoh kasus adalah pertandingan Yo-Sam
Choi vs Heri Amol.
c) Saved by the Bell is not in
effect peraturan Saved by the Bell tidak diberlakukan dalam suatu
pertandingan.
r. Southpaw
Dalam istilah tinju, ada istilah dalam Bahasa Inggris, namanya
southpaw. Di Indonesia, southpaw boxer dikenal sebagai petinju kidal, dengan
posisi tangan dan kaki kanan di depan, sedang tangan dan kaki kiri di sebelah
dalam, dengan pukulan terkeras umumnya dengan pukulan kiri (tidak
selalu).Sebetulnya petinju southpaw tidaklah selalu kidal, namun ada petinju
yang tidak kidal alami, dengan berbagai alasan seperti untuk mengelabui lawan,
atau memang lebih nyaman dengan gaya kidal, walau tidak alamiah kidal.
Istilah southpaw aslinya berasal dari olahraga baseball.
s. Sparring
Dalam olahraga tinju belum ada padanan resmi dalam Bahasa
Indonesia, namun sering disebut sebagai latih tanding, adalah suatu bagian
dalam program latihan tinju yang berupa simulasi pertandingan sesungguhnya, di
mana dua petinju seakan-akan bertanding dalam jumlah ronde tertentu
sesuai program latihan. Perbedaannya, jika dalam pertandingan sesungguhnya,
petinju umumnya mengenakan sarung tinju 8 ons, dalam latihan
dianjurkan mengenakan sarung tinju seberat 10 ons.Untuk petinju profesional,
jika dalam pertandingan sesungguhnya tidak menggunakan pelindung kepala, dalam
latihan sparring selalu diwajibkan mengenakan pelindung kepala.
t. Straight
Straight adalah pukulan lurus dalam olahraga tinju.Lazimnya,
pukulan straight dilontarkan setelah pukulan Jab, tapi tidak selalu
begitu, karena bisa dikombinasikan dengan pukulan lain, sesuai strategi dan
kondisi di ring (tinju).
u. Uppercut
Uppercut adalah pukulan pendek dalam tinju, biasanya merupakan pukulan
andalan untuk mengalahkan lawan dengan KO. Pukulan upper cut dilontarkan
dari bawah, posisi tangan dan siku petinju membentuk huruf "V" dengan
sasaran utama perut, ulu hati dan dagu lawan.
v. Wasit
Wasit dalam tinju adalah petugas yang dipilih oleh badan
tinju untuk mempimpin suatu pertandingan.Wasit dalam tinju profesional tidak
diperkenankan memimpin pertandingan tinju amatir, demikian pula
sebaliknya, kecuali wasit tersebut sudah dinyatakan tidak terikat dalam badan
tinju (profesional atau amatir).Dalam tugasnya, seorang wasit dibantu
oleh hakim (berjumlah 3 orang dalam tinju profesional, dan 5 orang
dalam tinju amatir), serta seorang dokter ring.Dalam suatu pertandingan
tinju, baik amatir maupun, profesional, seorang wasit memegang otoritas
tertinggi, sejak ronde pertama sampai terakhir.
F. RING TINJU
Ring adalah arena tempat pertandingan tinju, didirikan di
atas panggung (setinggi ± 1,5 m). Pada tinju era modern ini, ring berbentuk
segi empat sama sisi, dan dibatasi oleh tali berjumlah empat pada setiap sisi.
Di dalam ring ada empat sudut. Sudut berwarna merah dan biru untuk kubu
para petinju, sedang sudut berwarna putih (atau sudut netral) untuk wasit ataudokter
ring yang bertugas atau beristirahat pada masa jeda.
Disebut ring (dari bahasa Inggris yang artinya “cincin”) karena pada
awal mula tinju, penonton berdiri melingkari arena pertandingan (membentuk
lingkaran), dan saat diadakan penggerebegan (karena waktu itu tinju dianggap
llegal), para atlet (petinju) akan berbaur dengan penonton yang membubarkan
diri untuk melepaskan diri dari tangkapan petugas.
sejarah kriket
Cricket adalah sebuah olahraga tim yang dimainkan antara dua kelompok
yang masing-masing terdiri dari sebelas orang. Bentuk modern kriket berawal
dari Inggris,
dan olahraga ini populer di negara-negara Persemakmuran. Di beberapa
negara di Asia Selatan,
misalnyaIndia, Pakistan,
dan Sri Lanka, cricket adalah olahraga paling populer. Cricket juga merupakan olahraga yang
penting di Inggris dan Wales,Australia, Selandia Baru, Afrika
Selatan, Zimbabwe dan wilayah Karibia yang penduduknya bertuturkan bahasa
Inggris (dipanggil
Hindia Barat atau West Indies).
Cricket merupakan permainan yang
menggunakan pemukul (bat) dan bola. Tujuan permainan
adalah untuk mencetak lebih banyak run(angka)
dibandingkan tim lainnya. Permainan Cricket dapat berlangsung hingga lima hari
dan dapat berlangsung enam jam atau lebih setiap harinya.
Cara Bermain Cricket
Banyak seperti bisbol, cricket adalah olahraga kelelawar-dan-bola yang dimainkan oleh dua tim, regu
disebut. Setiap tim memiliki total sebelas pemain. Pada setiap segmen
permainan, atau babak, dua regu beralih antara tangkas dan memukul bergantian.
Para pemain sebelas pada masing-masing tim terdiri dari striker, batsmen
disebut, fielders dan Bowlers. Selama permainan, dua wasit atau wasit menjaga
ketertiban dalam permainan dan pastikan semua pemain mengikuti peraturan. Dalam
hal terjadi kesalahan, wasit menyebutnya dan memberikan denda dan konsekuensi
lainnya sesuai.
Cara Bermain
Efektif Dengan Menjaga Track dari Peraturan
Menjadi pemain cricket yang efektif
dapat dicapai dengan terlebih dahulu membiasakan diri dengan aturan dasar
permainan. Seperti semua olah raga lainnya, setiap kesalahan yang dilakukan
selama pertandingan telah hukumannya. Tidak hanya itu sanksi tersebut membuat
skuad ceroboh terlihat buruk, tapi hukuman juga merupakan cara yang baik untuk
rak atas nilai untuk tim lawan. Untuk mencegah ini, setiap pemain harus
memiliki pemahaman yang jelas kristal permainan dan apa hukumannya ini. Berikut
ini adalah empat contoh yang baik dari hukuman yang memberikan tim batting
berjalan ekstra setiap kali tim tangkas membuat kesalahan:
- Tidak da bola
- Lebar
- Kaki bye
- Bye
Jika bowler baik melakukan sebuah
mangkuk tidak tepat atau melangkah keluar dari lipatan nya popping atau
kembali, dia mengakui hukuman tidak bola, yang memberikan tim batting satu
tambahan. Sebuah luas terjadi ketika ia mangkuk bola untuk jauh dari jangkauan
batsmen. Dalam hal bola hits tubuh wicketkeeper batsmans atau gagal untuk
menangkap bola, tim batting mendapatkan satu atau lebih tambahan (s); sanksi
tersebut disebut kaki dan bye bye.
Sejarah Cricket Indonesia
Cricket adalah permainan yang telah lama dikenal masyarakat dunia,
khususnya negara-negara berlatar belakang sejarah yang mengadopsi budaya dan
tradisi bangsa Inggris, seperti India, Pakistan, Australia, dan sebagainya.
Esensi dasar dari olahraga ini adalah semangat dan keselarasan antara
persaingan sehat dan kerja sama tim yang solid dan kompak.
Olahraga yang hampir mirip dengan kasti ini, sudah ada di Indonesia
sejak tahun 1880-an. Dalam satu literatur mengenai letusan Gunung Krakatau dan
kehidupan masyarakat Jakarta pada saat itu, disebutkan adanya permainan kriket
antara Batavia Cricket Club dengan tamu Circus Eleven di daerah Monas (Monumen
Nasional) sekarang berada.
Pada tahun 1992, sejumlah kegiatan olahraga kriket mulai terlihat aktif
dan merupakan cikal bakal terbentuknya Jakarta Cricket Association (JCA) dan
berdirinya sebuah kompetisi liga kriket. Pada saat yang hampir bersamaan dengan
lahirnya JCA, pertandingan kriket secara rutin diadakan di Bali dan beberapa
tahun kemudian Kriket Bali dibentuk.
Pada tahun 1997, olahraga ini mulai dimainkan oleh orang Indonesia timur
terutama anak-anak NTT di Kupang dan berkembang pesat di sana. Pada tahun 2000
dibentuk Yayasan Cricket Indonesia (Indonesia Cricket Foundation) yang membantu
mengkoordinasi perkembangan cricket di Indonesia.
Indonesia termasuk kelompok negara yang disebut East-Asia Pasific (EAP).
EAP adalah bagian dari ICC. Pada tahun yang sama, Indonesia diakui sebagai
negara afiliate walaupun baru mengenal kriket.
Pada saat
ini, cricket di Indonesia sudah memasuki tahap sosialisasi. Pengembangan tim
cricket di tingkat junior telah terlaksana di berbagai daerah di Indonesia.
Cricket Indonesia menitikberatkan sosialisasi olahraga cricket terhadap
anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah yang notabene dapat lebih mudah
diberikan pengarahan dan penanaman tradisi
cricket.
Maka diharapkan pengembangan olahraga cricket di Indonesia
dapat berakar luas di masyarakat dan menjadi salah satu cabang olahraga yang
memberikan kontribusi bagi prestasi Negara Republik Indonesia," papar Dr
Alan Wilson, President of Cricket Indonesia.
Apabila cricket
terus berkembang di Indonesia, tidak menutup kemungkinan citra negara kita akan
naik di mata dunia. Ayo dukung terus Kriket Indonesia!sejarah balap motor
Balap motor
Balap motor adalah olahraga otomotif yang menggunakan sepeda motor. Balap motor, khususnya road race, cukup populer di Indonesia.
Hampir tiap minggu di berbagai daerah di Indonesia even balap motor
diselenggarakan. Selain road race, balap motor jenis lain yang cukup
sering diadakan adalah motorcross, drag bike, grasstrack dan supersport.
Terdapat beragam jenis olah raga yang menggunakan sarana motor balap. Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) adalah badan Internasional yang berfungsi menaungi berbagai jenis kegiatan-kegiatan olah raga balap motor tersebut.
Terdapat beragam jenis olah raga yang menggunakan sarana motor balap. Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) adalah badan Internasional yang berfungsi menaungi berbagai jenis kegiatan-kegiatan olah raga balap motor tersebut.
Jenis kejuaraan
Karena banyak terdapat bermacam jenis dan bentuk motor, maka terdapat pula bermacam jenis pelombaan dan kejuaraan balap motor, antara lain:- Road Racing atau balap jalanan dalam bentuk murni atau asal mulanya adalah balapan yang dilombakan di jalan umum, seperti lintasan Isle of Man TT (Tourist Trophy), Grand Prix Macau dan beberapa lintasan di Ireland. Karena disebabkan oleh bahaya yang tak terlepaskan dari jalan raya seperti jalur sempit, trotoar jalan, dan tembok-tembok, umumnya balap jalanan sekarang dipindahkan ke lintasan-lintasan yang dibangun khusus.
- Circuit Racing atau balap sirkuit , yaitu dimana motor-motor balap yang dirancang khusus atau motor-motor produksi masal yang dimodifikasi bersaing satu dengan lainnya di sirkuit yang juga dirancang khusus. MotoGP adalah contoh dari balapan kelas puncak yang melombakan motor yang dirancang khusus untuk balap dan tidak dijual bebas, sementara World Superbike adalah contoh balap yang melombakan motor produksi masal dan dijual bebas namun dengan modifikasi sesuai ketentuan.
- Classic Racing Balap klasik adalah dimana para peserta membalap dengan menggunakan motor yang telah dimodifikasi secara besar-besaran dari era awal – biasanya motor-motor sebelum pertengahan tahun 70-an.
- Motokross dan sepupunya supercross di lombakan di lintasan berlumpur, biasanya menampilkan motor yang melompat melewati jarak yang jauh.
- Supermoto adalah gabungan antara balap jalanan dan motokross. Motor yang digunakan umumnya adalah jenis motor motokross dengan ban motor balap jalanan. Lintasan yang digunakan untuk perlombaan juga campuran antara jalanan dan lintasan berlumpur atau tanah.
- Speedway dan speedway es adalah balapan yang diadakan di sirkuit berbentuk lonjong (oval) dimana para pembalap berlomba dengan gaya khas speedway yaitu mengepotkan (membelok dengan menggeser roda belakang) motor untuk memudahkan melewati sirkuit yang hanya berbentuk oval tersebut.
- Ketahanan motor (Enduro), dimana balapan di lombakan dalam jangka waktu yang panjang, dan dengan lintasan alam, bahkan melewati daerah terpencil. Reli Paris-Dakkar dan Six Day Endurance adalah contohnya.
- Balap motor enduro atau Reli jenis lain yang berbasis pada pengumpulan poin yang di raih pembalap dan tidak terfokus mutlak pada waktu tempuh keseluruhan peserta. Reli-reli di lombakan dalam waktu beberapa hari dan ribuan mil, dengan poin-poin bonus yang diberikan jika berhasil sampai di tujuan dan tempat yang di perintahkan. The Iron Butt Association adalah badan yang sering menyelenggarakan reli-reli semacam itu.
- Trial Motor di mana peserta mengendarai motor yang dbentuk khusus dengan berat yang ringan dan dengan suspensi yang fleksibel. Peserta harus menaklukkan beragam rintangan buatan seperti kotak, ban, tong yang bertumpuk dan rintangan-rintangan lain. Lomba juga dilakukan di rintangan alam berupa batu-batuan. Peserta di haruskan melewati rintangan-rintangan dengan kesalahan seminimal mungkin untuk menjadi juara.
- Drag Race motor (juga dikenal dengan sprints) dimana dua peserta start di belakang sebuah garis star yang sama dengan tanda star berupa lampu. Setelah lampu star menyala dua pembalap memacu motornya melewati dua lintasan lurus sejauh seperempat mil, dimana waktu tempuh mereka di catat dan di hitung. Pembalap dengan catatan waktu paling singkat melewati garis finis adalah pemenangnya.
- Hill Climb adalah dimana seorang pembalap menaiki atau mencoba menaiki sebuah bukit berlumpur atau tanah dengan motornya. Motor yang digunakan di rancang khusus dengan lengan ayun (swing arm) yang panjang dan ban khusus ala motokross. Pembalap yang mencapai titik tertinggi di bukit atau tercepat menaiki bukit adalah pemenang.
- Land Speed dimana seorang pembalap tunggal memacu motor melewati sebuah lintasan lurus sepanjang satu sampai tiga mil (biasanya dilakukan di permukaan sebuah danau yang mengering) Pembalap tersebut harus berupaya untuk membuat catatan waktu tercepat dan melewati catatan rekor pembalap sebelumnya di kelas tersebut atau berdasar jenis motor yang dipakainya, agar namanya tercatat dalam buku rekor.
Sabtu, 27 November 2010
sejarah balap motor
Kejuaraan dunia untuk balap motor pertama kali diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat itu secara tradisional telah diselenggarakan beberapa balapan di tiap even untuk berbagai kelas motor, berdasarkan kapasitas mesin, dan kelas untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada saat itu adalah 50cc, 125cc, 250cc, 350cc, dan 500cc untuk motor single seater, serta 350cc dan 500cc untuk motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi seluruh kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Di tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berusaha mengembalikan mesin 4 tak di kelas puncak dengan menurunkan motor NR500, namun proyek ini gagal, dan di tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, kelas 350cc akhirnya dihapuskan. Kelas 50cc kemudian digantikan oleh kelas 80cc di tahun 1984, tetapi kelas yang sering didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini akhirnya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars juga ditiadakan dari kejuaraan dunia di tahun 1990-an, menyisakan kelas 125cc, 250cc, dan kelas 500cc.
GP 500, kelas yang menjadi puncak balap motor Grand Prix, telah berubah secara dramatis pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an sampai 2001 kelas puncak dari balap GP ini dibatasi 4 silinder dan kapasitas mesin 500cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang mampu bertahan adalah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 sampai 2006 untuk pertama kalinya pabrikan diizinkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus untuk mesin 4 tak menjadi maksimum 990cc, dan berubah menjadi 800cc di musim 2007. Pabrikan juga diberi kebebasan untuk memilih jumlah silinder yang digunakan antara tiga sampai enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, kelas GP 500 diubah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak ada lagi mesin 2 tak yang turun di kelas MotoGP. Untuk kelas 125cc dan 250cc secara khusus masih menggunakan mesin 2 tak.
Balap untuk kelas MotoGP saat ini diselenggarakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang berbeda (Spanyol menggelar 3 seri balapan). Balapan biasa digelar setiap akhir pekan dengan beberapa tahap. Hari Jum’at digelar latihan bebas dan latihan resmi pertama, kemudian hari Sabtu dilaksanakan latihan resmi kedua dan QTT, di mana para pembalap berusaha membuat catatan waktu terbaik untuk menentukan posisi start mereka. Balapan sendiri digelar pada hari Minggu, meskipun ada seri yang digelar hari Sabtu yaitu di Belanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan biasanya setiap seri balap diikuti oleh sekitar 20 pembalap. Balapan dilaksanakan selama sekitar 45 menit dan pembalap berlomba sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit untuk mengganti ban atau mengisi bahan bakar. Balapan akan diulang jika terjadi kecelakaan fatal di awal balapan. Susunan grid tidak berubah sesuai hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit jika hanya untuk mengganti motor karena hujan saat balapan.
Organisasi dalam MotoGP
Kesuksesan Balap MotoGP tidak terlepas dari organisasi-organisasi yang terlibat di dalamnya Beberapa organisasi yang tergabung dalam komisi Grand Prix antara lain FIM, Dorna, IRTA, dan MSMA.FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) merupakan badan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor. FIM yang berdiri pada tahun 1904 ini tidak hanya mengurusi balap motor, tetapi juga menjadi pengawas motor-motor produksi yang dijual masal, terutama soal keamanan dan kelayakan. Dalam kegiatan balap motor, FIM adalah badan yang mengurusi dan bertanggung jawab mengenai regulasi dan teknis pelaksanaan balapan, juga mengenai status, taraf, dan kriteria dari sebuah kejuaraan balap motor.
Dorna adalah organisasi penyelenggara balapan MotoGP, atau dengan kata lain Dorna adalah promotor kejuaraan MotoGP. Dorna bertanggung jawab terhadap kualitas event dan juga mengurusi sponsor event.
IRTA (International Road racing Team Association), anggota organisasi ini terdiri dari tim-tim yang mengikuti balapan MotoGP. Organisasi ini berfungsi untuk menyalurkan aspirasi tim dan para pembalap yang tergabung di dalamnya. Dengan organisasi inilah pembalap dapat memberikan masukan dan menentukan hak-hak dan kepentingannya, antara lain nilai kontrak, keamanan dan kelayakan sirkuit.
MSMA (Motor Sport Manufacturer Association) merupakan organisasi dalam MotoGP yang terdiri dari pabrikan-pabrikan motor yang mengikuti kejuaraan MotoGP, seperti Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki, Kawasaki, dan pabrikan lainnya. Fungsi dari organisasi ini antara lain memutuskan peraturan teknis mengenai regulasi motor bersama dengan organisasi lain yang tergabung di komisi Grand Prix.
Karier Pembalap
Terdapat penjenjangan karier bagi para pembalap yang turun di balap motor dunia, apabila seorang pembalap cukup berprestasi ia akan direkrut oleh tim yang ada dikelas berikutnya dari kelas 125cc, kelas 250cc, kemudian kelas puncak MotoGP. Pembalap yang turun di kelas 125cc sendiri berasal dari pembalap yang berprestasi di kejuaraan regional atau nasional di negaranya masing-masing, seperti All Japan road racing di Jepang, ataupun kejuaraan Eropa.Para pembalap yang turun di kelas puncak MotoGp berasal dari beberapa kejuaraan. Selain berasal dari kelas 250cc seperti Valentino Rossi,Marco Melandri, Daniel Pedrosa, ada pula pembalap yang berasal dari AMA Superbike seperti Nicky Hayden, dari British Superbike seperti Shane Byrne, juga dari World Superbike seperti Noriyuki Haga, Colin Edwards, Troy Bayliss, Neil Hodgson, Ruben Xaus dan Chris Vermeulen. Banyaknya para pembalap yang berasal dari superbike ini tidak terlepas dari berubahnya kelas puncak GP motor yang membolehkan penggunaan motor bermesin 4 tak 990cc pada tahun 2002, setelah sebelumnya hanya mesin 2 tak 500cc yang boleh digunakan.
Spesifikasi
Setiap peraturan mengenai tiap-tiap kelas balapan dibentuk oleh FIM sebagai organisasi yang berwenang melakukannya. FIM membentuk dan mengeluarkan peraturan-peraturan baru yang dipandang sesuai dengan perkembangan balapan. Pada permulaan era baru MotoGP di tahun 2002, motor bermesin 2 tak 500cc dan 4 tak 990cc dibolehkan untuk digunakan dalam balapan. Kedahsyatan tenaga dari motor bermesin 4 tak yang mengungguli motor bermesin 2 tak menyingkirkan seluruh mesin 2 tak dari persaingan, dan musim-musim balap selanjutnya tidak ada lagi motor 2 tak yang digunakan.Pada tahun 2007, FIM akan memberlakukan peraturan baru bahwa motor-motor MotoGP akan dibatasi menjadi 4 tak 800cc. Alasan yang dikemukakan dari pengurangan kapasitas silinder mesin ini adalah untuk meningkatkan keamanan pembalap, mengingat tenaga dan kecepatan puncak yang dihasilkan mesin-mesin MotoGP telah meningkat secara drastis sejak 2002. Rekor kecepatan MotoGP saat ini adalah 347,4 km/jam yang dicetak oleh Loris Capirossi dengan motor Ducati di sirkuit Catalunya, Barcelona pada tahun 2004. Sebagai perbandingan rekor kecepatan F1 saat ini adalah 369,9 km/jam yang dicetak oleh Antonio Pizonia dengan mobil BMW, di sirkuit Monza di tahun 2004.
Keputusan pilihan untuk membatasi kapasitas mesin menjadi 800cc (daripada dengan metode pembatasan tenaga lain, seperti pengurangan jumlah gir transmisi yang diizinkan) menurut para pengamat MotoGP sangat menguntungkan Honda. Honda menggunakan mesin lima silinder, dan hanya perlu mengurangi satu silinder untuk membenahi mesin mereka agar sesuai regulasi yang baru, sementara pabrikan lainnya harus mendesain ulang seluruh mesin mereka. Pembatasan menjadi 800cc juga menimbulkan kontroversi bahwa sepertinya saat ini motor yang digunakan dalam kejuaraan Superbike 1000cc menjadi yang tercepat dalam balapan motor sirkuit di seluruh dunia.
Mesin yang digunakan dalam kelas 125cc dibatasi sebanyak satu silinder dan dengan berat minimal 80 kilogram, sementara untuk kelas 250cc dibatasi sebanyak dua silinder dengan berat minimal 100 kilogram.
Motor-motor untuk kelas MotoGP dibolehkan menggunakan mesin dengan jumlah silinder antara tiga sampai enam silinder, dan terdapat variasi dalam pembatasan berat tergantung jumlah silinder yang digunakan. Ini disebabkan sebuah mesin dengan silinder yang lebih banyak, tenaga yang dihasilkan juga lebih besar, dan batasan berat meningkat. Pada tahun 2006 mesin-mesin yang digunakan di MotoGP adalah mesin empat dan lima silinder. Honda menggunakan lima silinder, sementara Yamaha, Ducati, Kawasaki, dan Suzuki menggunakan empat silinder.
Motor-motor yang digunakan dalam Grandprix motor dibuat tidak hanya untuk balapan saja, tetapi juga sebagai ajang unjuk kekuatan dan kemajuan teknologi antar pabrikan. Sebagai hasilnya seluruh mesin-mesin MotoGP dibuat dengan menggunakan material yang sangat mahal dan ringan seperti titanium, dan carbon-fiber-reinforced plastic. Motor-motor tersebut juga menggunakan teknologi yang tidak tersedia untuk konsumsi umum, misalnya adalah perangkat elektronik yang canggih termasuk telemetri, engine management systems, kontrol traksi, rem cakram karbon, dan teknologi mesin modern yang diadopsi dari teknologi mesin mobil F1.
Jika motor-motor yang dipakai di kelas MotoGP hanya dilombakan di tingkat kejuaraan dunia, motor-motor yang digunakan di kelas 125cc dan 250cc relatif lebih terjangkau. Harga sebuah motor 125cc kurang lebih sama dengan sebuah mobil. Motor-motor ini sering digunakan dalam kejuaraan balap motor nasional di seluruh dunia.
Satu dari beberapa tantangan utama yang dihadapi para pembalap MotoGP dan Insinyur motor MotoGP adalah bagaimana untuk menyalurkan tenaga mesin yang luar biasa – lebih dari 240 dk (179 kW), melalui titik kontak dua buah ban dan permukaan aspal sirkuit dengan lebar hanya sekitar lengan manusia. Sebagai perbandingan mobil F1 menghasilkan lebih dari 950 dk (700 kW) tetapi dengan empat buah ban, sehingga memiliki titik kontak permukaan dengan aspal sepuluh kali lebih lebar dari motor MotoGP.
Spesifikasi mesin
- Konfigurasi: 4-silinder v (Kelas MotoGP), 2-silinder (kelas 250 cc dan 125 cc).
- Kapasitas: 800 cc (Kelas MotoGP), 600 cc (kelas Moto 2), 125 cc (kelas 125 cc).
- Katup: 16-katup (MotoGP), 8-katup (250 cc, 125 cc).
- Kerja katup: DOHC, 4-katup per silinder (MotoGP), 2-katup per silinder (250 cc, 125 cc).
- Bahan bakar: Tanpa timbal (tidak ada bahan bakar kontrol), 100 oktan.
- Pasokan bahan bakar: Injeksi bahan bakar.
- Aspirasi: Aspirasi normal.
- Kekuatan: Kira - kira 250 atau 225 dk.
- Pelumasan: Basah.
- Maksimum/minimum putaran mesin: 17500 - 18000 Rotasi per menit.
- Pendingin: Pompa air tunggal.
Perubahan regulasi terbaru
Pada tahun 2005, sebuah peraturan baru untuk MotoGP telah diberlakukan yaitu flag-to-flag. Sebelumnya, jika sebuah balapan dimulai dengan start dalam kondisi sirkuit kering dan hujan turun, pembalap terdepan dapat mengangkat tangan untuk menghentikan lomba, demikian juga dengan para ofisial mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan, kemudian balapan dimulai lagi dengan menggunakan ban basah. Sekarang jika hujan turun saat balapan tidak ada lagi bendera merah, para pembalap langsung menuju pit untuk mengganti ban sesuai kebijakan tim.Pada tahun 2007, kelas MotoGP diturunkan kapasitas mesinnya, menjadi 800cc.
Pada tahun 2010, kelas MotoGP diberlakukan pembatasan mesin 6 mesin untuk 1 musim.
Pada tahun 2010, kelas 250cc digantikan kelas moto2 dengan mesin prototipe 4 tak 600cc.
Langganan:
Postingan (Atom)



